Bagaimana kalau MMM ini sewaktu-waktu jatuh, ambruk dan raib?!
Judul Asli : INSPIRASI DARI LION AIR
by guru anom
Sering kali saya dibom dengan pertanyaan "Bagaimana kalau MMM ini sewaktu-waktu jatuh, ambruk dan raib?!"
Biasanya dengan enteng saya jawab : "Kalau MMM ambruk ya sudah, berarti
tak ada lagi orang yang mau saling membantu. Selesai, bubar, mau apa
lagi. Rapopo...
Jawaban itu jika dikasih "tanda titik" akan terkesan meragukan dan menimbulkan kesan ketidakstabilan system MMM.
Padahal MMM ini sangat luar biasa. Atas bawah, depan belakang Joz The Nawn (pinjam bahasa Inggrisnya Kyai Mojo).
Saya baru terbang dari Jawa-Kalimantan PP karena urusan pesantren anak
saya. Di sepanjang perjalanan saya mencoba mencari inspirasi dari
pesawat yang saya tumpangi, yakni Lion Air. Rasa nyaman, was-was,
kawatir sekaligus rasa syukur berkecamuk menjadi satu.
Saat
berada di ketinggian 3500 kaki saya berfikir gimana ya jika tiba-2 mesin
mati, pilot ngantuk, atau ada salah satu penumpang yang membajak
pesawat. Gimana ya jika tiba-tiba ada angin taupan menerjang pesawat,
gumpalan asap hitam menghalangi pemandangan dan membuat suasana ngeri.
Semua rasa itu menjadi sangat berkurang tatkala awak kabin menyampaikan
bahwa sebentar lagi pesawat akan mendarat. Meski tetap saja ada
sisa-sisa kekhawatiran, tetapi jauh lebih kecil porsinya dibanding saat
landing dan posisi ketinggian puncak.
Sisa kekhawatiran itu hilang
sama sekali tatkala roda-roda pesawat telah menyentuh tanah bandara..
Alhamdulillah...... Hati plong, senyum di bibir mulai tersungging.
Tadinya Manyun terus dan clilang-cliling kaya kethek (monyet) ketulup.
Faham nggak?! Kalau nggak faham cari dalam kamus Bahasa Gragal Gunung.
Haa haa haa...
Semua perasaan itu terbangun dari MINDSET yang negatif yang menimbulkan sinyal-sinyal aura negatif pula.
Di antara MINDSET negatif tersebut misalnya :
- Berfikir negatif bahwa pesawat mudah jatuh
(Gimana sudah kadung terbang, ga bisa mundur lagi, sudah kadung tinggi,
membawa beban yang sangat berat ratusan orang, posisi di ketinggian
sangat berbahaya, kalau jatuh pasti tenggelam di lautan, belum lagi
kalau pesawat terbakar)
--> Menimbulkan perasaan menyesal dan rasa tidak tenang lagi.
- Berfikir "mengandai-andai" negatif.
(Andaikan pesawat kehabisan bahan bakar, sayap patah, pilot ngantuk,
awak pesawat ada yang ngamuk, ada badai tiba-tiba, mesin mati, pilot
salah rem atau gas)
--> Menimbulkan was-was dan kekhawatiran yang sangat.
- Aura negatif dari diri sendiri
(Wah gimana kalau saya mati, hutang masih numpuk, anak-anak masih
kecil, rumah masih ngontrak, isteri tidak bekerja) --> Menimbulkan
rasa takut berlebihan.
MAKA RUBAHLAH MINDSET ANDA MENJADI POSITIF :
1. Tanamkan Keyakinan Diri
- Yakinkan diri bahwa kenyataannya pesawat yang anda tumpangi sekarang
"Belum pernah jatuh sama sekali" dan saat ini dalam kondisi baik-baik
saja. Pesawat dirancang dengan tehnologi super canggih, sehingga
kemungkinan jatuh sangat kecil).
- Yakinkan diri bahwa semakin
tinggi pesawat resikonya semakin kecil, sebab grafitasi semakin kecil
sehingga pesawat sangat stabil di ketinggian 3500 kaki.
- Yakinkan diri bahwa beban yang dibawa pesawat tak seberapa dibanding kekuatannya
- Yakinkan diri bahwa pesawat yang anda tumpangi tak akan terbakar dan belum pernah terbakar sekalipun.
2. Berfikir Positif
- Tak mungkin pesawat kehabisan bahan bakar karena semua terukur secara sangat teliti.
- Tak mungkin sayap patah, emang sayapnya terbuat dari pohon singkong?!
- Tak mungkin pilot ngantuk, sebab pilot dibayar sangat mahal untuk tetap melek.
- Tak mungkin ada awak pesawat ngamuk, sebab nyawanya sendiri dapat
terancam, sedangkan dia pasti takut mati soalnya orang jahat dosanya
seambrek.
- Badai memang dapat menghancurkan pesawat, tetapi pesawat
dapat menukik sangat tajam, bermanuver sama seperti elang laut untuk
menghindari badai tersebut. Kenyataannya pesawat yang anda tumpangi
sekarang tetap baik-baik saja, padahal tentunya telah mengalami amukan
badai puluhan bahkan ribuan kali.
- Tak mungkin mesin pesawat
tiba-tiba mati karena sudah dirancang sedemikian canggih. Yang sering
mati tu bajai tua di tengah kemacetan kota Jakarta.
Andaikan bisa matipun kemungkinannya amat sangat kecil dan itu bukan pesawat yang sedang anda tumpangi sekarang.
3. Memahami Management Resiko
- Meyakini bahwa Resiko adalah Keniscayaan
- Resiko berbanding lurus dengan hasil yang didapatkan atau dirasakan.
- Jadi apapun jenis kendaraan yang anda tumpangi, pasti berisiko.
Contoh :
> Naik Taxi memang dingin, wangi, tetapi resikonya pusing bahkan muntah, mabuk, karena sopir taxi banyak yang ugal-ugalan.
> Naik bus kota resikonya berdesakan, bergumul dengan kebisingan,
bau tak sedap keluar dari celah-celah ketiak penumpang dan tak jarang
anda harus berdiri.
> Naik Bajai resikonya lambat, angin langsung
menembus jantung, debu beterbangan menerpa hidung, menutup pori-pori
wajah. Yang paling menyakitkan mesin sering mati di tengah kemacetan
kota.
> Becak, resiko kecil, tapi tentu saja sangat lambat jarak tempuh amat dekat.
> Naik Ojek resiko kecil, bisa split di antara mobil yang lalu
lalang. Tapi semuanya serba sempit, belum lagi kalau kita kebagian
pinjaman helm gratis yang tidak pernah dicuci selama 7 tahun.
Dari semua contoh di atas, resiko terbesarnya adalah tabrakan atau ditabrak.
(Maaf contoh di atas sama sekali tak ada maksud meremehkan siapapun).
4. Bayangkan, Nyatakan dan Rasakan Sendiri Kenyamanannya
- Bayangkan, bandingkan dan rasakan kenyamanan pesawat yang sedang anda
tumpangi sekarang dengan naik taxi, bus kota, bajai, becak dan bahkan
ojek.
Bayangkan, anda mampu melanglang buana menundukkan tingginya
gunung apapun, membelah gumpalan awan dan mega, meluncur sangat cepat
gagah perkasa, menembus cakrawala. Sedikit goncangan, greget-gregel dan
ayunan pesawat adalah hal biasa dan pasti terjadi pada pesawat type
apapun. Itu sangat wajar.
Bagaimana pendapat anda tentang orang
yang bilang "Jangan sekali-kali naik pesawat, karena resiko tinggi,
sekali saja jatuh, pasti akan hancur dan mati semuanya!"
Tentu dia TAK PERNAH NAIK PESAWAT, tetapi sok berfatwa, sok faham.
KEMBALI KE PERTANYAAN AWAL
"Bagaimana kalau kita berfikir bahwa MMM ini sewaktu-waktu jatuh, ambruk dan raib?!"
Maka dapatkan jawabannya dari diri sendiri, sama seperti inspirasi Lion Air tadi.
1. Tanamkan Keyakinan Diri
- Yakinkan diri bahwa kenyataannya MMM saat ini dalam kondisi prima, fit dan sehat.
- System dirancang sangat canggih dengan pengamanan Grade A.
- MMM tak terlahir dari pebisnis online iseng, tetapi terlahir dari
manusia humanis yang memiliki sejarah panjang dan jelas ideologinya.
- Yakinkan diri bahwa semakin hari MMM semakin kokoh dan perkasa, ini
terbukti dari perkembangan dan pertumbuhan partisipan yang sangat
tinggi.
- Yakinkan diri bahwa beban server tetap akan mampu
mengantarkan MMM hingga 2020 dan akan landing lagi, terbang yang jauh
lebih tinggi.
- Yakinkan diri bahwa komunitas yang anda tumpangi
saat ini adalah komunitas terbaik, terbesar dan tercanggih. Sehingga
kemungkinan scam sangat kecil.
2. Selalu Berfikir Posistif
- Tak mungkin MMM akan ambruk selagi ada orang yang mau saling membantu
- Tak mungkin MMM scam karena memang bukan bisnis online abal-abal
- Tak mungkin MMM dibredel Pemerintah karena memang tidak melanggar UU
- Tak mungkin System akan raib, sebab takkan ada yang membawa lari
- MMM takkan pernah mengecewakan karena justeru semua ingin MMM long live
- Tak mungkin MMM menipu, karena tak ada celah untuk itu
- Andaikan uang hilangpun juga gak apa-apa, karena ini komunitas membantu.
- Andaikan MMM benar-benar raib pun juga gak apa-apa sudah takdir Allah swt.
Terlepas dari semua itu, MMM ini ada atau tidak ada, tetap eksis atau
ambruk, semuanya atas kehendak Allah swt. Kita pasrahkan ke Gusti Allah.
Lha wong Gusti Allah lho, yang nentuin segalanya nggak pernah pusing..
Jadi jangan fikirkan hal-hal buruk, tetaplah menjadi partisipan MMM
yang baik, taat prosedur, selalu jujur dan komitmen mengikuti system,
insya Allah anda akan mendapatkan semua yang anda impikan dengan mudah
dan menyenangkan.
Sementara MMM akan tetap melaju dengan kecepatan tinggi dan stabil insya Allah..
3. Memahami Management Resiko
- Meyakini bahwa Resiko adalah Keniscayaan
- Saling Membantu dengan uang bebas di MMM Resikonya uang hilang, tak
ada jaminan apapun terhadapnya keamanan uang kita. Tetapi resiko
berbanding lurus dengan hasil yang didapatkan atau dirasakan.
- Jadi apapun jenis bisnis yang anda tumpangi, pasti berisiko.
Contoh :
> Menyimpan uang di bank, resiko bunga sangat rendah, tetapi bunga pinjaman tinggi
> Resiko ikut Asuransi anda harus mengalami kecelakaan dulu, cacat
dulu bahkan mati dulu, baru anak cucu merasakan uangnya. Jika sekarang
ada asuransi + investasi, hasil akan dirasakan jangka panjang.
> Ikut investasi uang selalu disetor ke perusahaan, jadi resiko uang dibawa lari.
> Menjadi buruh, kuli resiko uang hilang sangat kecil, tetapi kerja
keras, capek luar biasa sementara hasil sangat tidak berimbang.
> Menjadi pedagang atau pengusaha apapun juga berisiko bangkrut, modal habis, hutang numpuk, mati gantung diri.
(Maaf contoh di atas sama sekali tak ada maksud meremehkan siapapun).
4. Bayangkan, Nyatakan dan Rasakan Sendiri Kenyamanannya lalu Syukuri
- Bayangkan, bandingkan dan rasakan MMM ini dengan bisnis online dan
MLM yang pernah anda jalani. (Bukan berarti bisnis online dan MLM tidak
bagus).
- Di MMM anda dapat berbuat banyak, bisa membantu saudara, keluarga dan teman terdekat anda bahkan semua orang.
- Rasakan perbedaan setelah anda makmur di MMM semakin disayang
isteri/suami, semakin dekat dengan anak dan keluarga, semakin banyak
waktu buat ibadah
- Rasakan dan syukuri jika ternyata anda telah meraih impian anda dari sini
- Bayangkan saat ada maintenance justru sebagai bukti bahwa system terus berjalan, terus dalam pengawasan dan pengawalan.
- Saat alur system PH dan GH sedang bermasalah artinya perbaikan dan
upgrading sedang dilakukan dan performance akan jauh lebih baik.
- Buang jauh-jauh rasa was-was, galau dan kekawatiran yang berlebihan. Saat ini MMM dalam kondisi sangat-sangat aman.
Bagaimana pendapat anda tentang orang yang bilang "Jangan sekali-kali
bergabung di MMM, karena resiko tinggi, sewaktu-waktu uang hilang tanpa
ada jaminan apapun dari siapapun. Sekali saja jatuh, pasti akan ambruk
dan scam."
Buat mereka yang sekedar ingin tahu MMM, apalagi yang
trauma, pernyataan di atas sangat berpengaruh dan membuatnya semakin
takut dan antipati terhadap MMM.
Tetapi buat yang telah merasakan, maka pernyataan itu hanyalah debu yang beterbangan.
No comments:
Post a Comment