FREE BTC MINING

FREE BTC MINING
Bitcoin Gratis tiap jam !!!

WEBTALK, This Media Social will pay you, lets to join

Mining Crypto Farm from Aussy, LEGIT

Monday, March 15, 2021

5 Jenis Candlestick yang Paling Kuat

 Pola candlestik adalah pola yang digunakan untuk melakukan analisis teknikal. Ini berguna untuk trader yang ingin mengetahui pergerakan harga Bitcoin atau aset crypto lainnya di masa depan. Pola ini juga berguna untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk buka atau tutup posisi.

Steve Nison memperkenalkan pola-pola candlestick ke dunia Barat dalam bukunya  di tahun 1991 dengan judul “Japanese Candlestick Charting Techniques.”  Chart candlestick yang berwarna juga memudahkan para trader untuk membacanya. 



Chart ini biasanya berwarna merah dan hijau atau hitam dan putih. White candlestick atau candlestick berwarna hijau menunjukkan harganya naik dalam satu interval tersebut. Sebaliknya, berwarna merah atau hitam jika harganya menurun dalam satu interval waktu tersebut.



Keunggulan Pola Candlestick

Tidak semua pola  candlestick dapat memprediksi harga dengan baik. Popularitas mereka yang besar telah menurunkan keandalan,  sebab para trader dengan dana besar melakukan analisis dan eksekusi yang sangat cepat dan trading dengan melawan investor ritel dan manajer dana tradisional yang mengeksekusi strategi analisis teknis .

Dengan kata lain, pengelola  hedge fund menggunakan perangkat lunak untuk menjebak peserta yang mencari hasil bullish atau bearish berpeluang tinggi. Namun, pola yang andal terus muncul, memungkinkan peluang keuntungan jangka pendek dan panjang.

Berikut adalah lima pola candlestcik yang berkinerja sangat baik sebagai  penunjuka arah dan momentum harga. Masing-masing bekerja dengan memperhatikan batang harga di sekitar dalam memprediksi harga yang lebih tinggi atau lebih rendah. Mereka juga sensitif  waktu dalam dua cara:

  • Reversal – Pola pembalikan candle yang memprediksi perubahan arah harga
  • Continuation – Pola kelanjutan memprediksi perpanjangan dalam arah harga saat ini.




Three Line Strikes

Pola reversal bullish Three Line Strikes adalah mengukir tiga candle hitam atau merah dalam tren turun. Setiap batang memposting lower low dan menutup di dekat intrabar low. Batang keempat terbuka lebih rendah, kemudian melakukan pembalikan ke  dalam batang luar kisaran lebar yang ditutup di atas tinggi candle pertama dalam rangkaian. Menurut Bulkowski, pembalikan ini memprediksi harga yang lebih tinggi dengan tingkat akurasi 83%.

Two Black Gapping

Bearish continuation pattern muncukl setelah puncak muncul dalam tren naik, dengan celah turun yang menghasilkan dua batang hitam atau merah membukukan posisi terendah lebih rendah. Pola ini memprediksi bahwa penurunan akan terus berlanjut ke posisi terendah yang lebih rendah. Ini mungkin memicu tren turun skala yang lebih luas. Menurut Bulkowski, pola ini memprediksi harga yang lebih rendah dengan tingkat akurasi 68%

Three Black Crows

Pola  bearish three black crows dimulai atau ada di dekat puncak tren naik, dengan tiga batang hitam atau merah yang membukukan posisi terendah lebih rendah yang mendekati posisi terendah intrabar. Pola ini memprediksi bahwa penurunan akan terus berlanjut ke posisi terendah yang lebih rendah. Ini mungkin memicu tren turun skala yang lebih luas.

Versi paling bearish dimulai dari tertinggi baru (titik A pada grafik) karena ini menjebak pembeli yang memasuki permainan momentum. Menurut Bulkowski, pola ini memprediksi harga yang lebih rendah dengan tingkat akurasi 78%.

Evening Stars

Pola bearish evening stars batang putih atau hijau  tinggi yang membawa tren naik ke titik tertinggi baru. Celah pasar lebih tinggi pada bilah berikutnya, tetapi karena pembeli baru gagal muncul kemudian menghasilkan candle dengan kisaran sempit. Celah turun di bar ketiga melengkapi pola tersebut, yang memprediksi bahwa penurunan akan terus berlanjut ke posisi terendah yang lebih rendah, mungkin memicu tren turun skala yang lebih luas. Menurut Bulkowski, pola ini memprediksi harga yang lebih rendah dengan tingkat akurasi 72%.

Abadoned Baby

Pola bearish abadoned baby muncul pada tren turun terendah. Setelah serangkaian lilin hitam atau merah mencetak posisi terendah yang lebih rendah. Kesenjangan pasar lebih rendah pada bar berikutnya, tetapi penjual baru gagal muncul, menghasilkan candlestick doji dengan kisaran sempit dengan cetakan pembukaan dan penutupan pada harga yang sama.

Celah bullish pada bar ketiga melengkapi pola tersebut, yang memprediksi bahwa pemulihan akan berlanjut ke level tertinggi yang lebih tinggi. Ini juga mungkin memicu tren naik skala yang lebih luas. Menurut Bulkowski, pola ini memprediksi harga yang lebih tinggi dengan tingkat akurasi 49,73%.


Candlestcik menarik perhatian pemain pasar, tetapi banyak sinyal pembalikan dan kelanjutan yang dipancarkan oleh pola ini tidak berfungsi dengan andal di lingkungan elektronik modern.

Untungnya, statistik oleh Thomas Bulkowski menunjukkan akurasi yang tidak biasa untuk pilihan sempit pola-pola ini, menawarkan sinyal beli dan jual yang dapat ditindaklanjuti oleh pedagang. Memiliki wawasan  dengan mengetahui pola candlestik ini akan memudahkan trader  berinvestasi  aset crypto. 

Tuesday, March 9, 2021

CARA TRADING BITCOIN

 




Bitcoin merupakan aset digital atau akrab disebut sebagai aset kripto. Untuk mendapatkan profit dan mencari keuntungan dari aset ini cara yang biasa dilakukan adalah trading Bitcoin. Itu adalah kegiatan jual beli Bitcoin atau aset kripto lainnya di exchange cryptocurrency. Sebelum memulai menggandakan keuntungan, tentunya Anda harus mengetahui cara memulai trading Bitcoin. 


Cara memulai trading bitcoin

Cara memulai trading diantaranya adalah pelajari soal bitcoin dan aset kripto lain yang ingin Anda perdagangkan, memiliki Bitcoin, membuka akun di exchange, deposit mata uang, riset soal harga, atur limit jual beli di bursa hingga mempelajari cara analisisnya. Anda juga bisa mengikuti tips-tips agar trading Bitcoin Anda bisa berhasil dalam trading dan mengetahui hal-hal yang perlu dilakukan saat ingin trading. 



Cara trading bitcoin untuk pemula

Setiap trader ahli pasti pernah melewati tahapan sebagai pemula, di mana masih belum mengerti soal trading, bingun mencari informasi, belum bisa melihat harga yang tepat, hingga tidak mengerti untuk melakukan trading. Tapi sebagai pemula hal ini lumrah Anda rasakan, oleh karena itu Anda harus terus belajar. Bagi pemula beberapa cara trading Bitcoin yang harus disiapkan adalah pelajari soal trading, memutuskan ingin jadi menjadi day trader atau long trader yakni trader yang melakukan trading jangka panjang.  

Anda harus mulai mengerti analisis market, belajar dari akun demo, mulai mengatur harga untuk entry,  stop loss dan profit serta mengatur emosi Anda saat melakukan trading. Bagi pemula trading awal memang terasa sulit, namun dengan terus belajar Anda pasti bisa menjadi ahli trading yang berhasil raup keuntungan. 

Cara trading bitcoin tanpa modal

Dalam trading Bitcoin, selain memiliki ilmu dan kemampuan analisa market yang bisa membantu Anda untuk menentukan harga bitcoin yang baik, Anda juga harus memiliki modal terlebih dahulu. Banyak orang yang ragu untuk melakukan trading Bitcoin karena tidak memiliki modal yang cukup, padahal untuk membeli Bitcoin pun modal yang dibutuhkan bisa mulai dari 100 ribu Rupiah.

Selain itu, ada juga kesempatan untuk trading Bitcoin tanpa modal, yaitu bila Anda bisa mendapatkan bitcoin secara gratis. Bitcoin atau mata uang kripto lain yang Anda kumpulkan tersebut kemudian bisa Anda jadikan modal awal untuk trading Bitcoin. Dengan begitu Anda tidak perlu mengeluarkan uang atau tabungan milik Anda. 

Cara trading bitcoin di android

Trading Bitcoin tidak benar-benar identik hanya dengan menggunakan perangkat komputer yang mahal dan rumit dan memiliki kapasitas besar. Sebetulnya trading Bitcoin, membeli Bitcoin dan menjual Bitcoin  bisa dilakukan 24 jam, dan di mana saja hanya dengan menggunakan android. 

Agar Anda dapat trading di android, maka cara pertama adalah harus memiliki bursa crypto yang menyediakan aplikasi mobile. Kemudian, memori yang kenakan pun tidak terlalu banyak agar saat Anda trading tidak mengalami masalah karena kekurangan memori. Anda juga bisa memilih exchange dengan tampilan yang user friendly agar bisa dengan mudah dipahami dan digunakan. 

Cara trading Bitcoin tanpa verifikasi

Trading Bitcoin tidak bisa dilakukan secara otomatis, biasanya selalu akan lebih dulu melewati tahapan verifikasi terlebih dahulu jika ingin terdaftar di exchange, Verifikasi ini berguna untuk exchange memverifikasi data diri Anda dan membuat identitas Anda terdaftar secara resmi di exchange, sebab jika ada keluhan atau permasalahan Anda bisa mengklaim ganti rugi atau meminta solusi dengan ID yang sudah diakui. 

Namun, proses verifikasi yang seringkali rumit membuat banyak orang mengurungkan niat tradingnya. Tapi di beberapa exchange seperti LocalBitcoins, Paxful, Switchere, dan Coinmama memperbolehkan pengguna untuk membeli Bitcoin tanpa verifikasi ID dalam jumlah tertentu. Ini tentu berguna untuk melakukan trading ketika Anda sudah memiliki Bitcoin. Selain itu jika Anda ingin membeli Bitcoin bisa juga dilakukan di ATM Bitcoin yang sudah tersedia di berbagai negara, sayangnya di Indonesia belum tersedia ATM Bitcoin. 

Cara Margin Trading Bitcoin 

Dalam trading Bitcoin ada fasilitas yang disediakan exchange dan memudahkan para trader yang memiliki modal kecil. Namanya adalah margin trading, itu adalah trading dengan modal pinjaman dari pihak ketiga. Dengan menggunakan margin trading, pengguna bisa menambah modal yang mereka miliki, kemudian bisa melipat gandakannya lagi dengan menggunakan leverage. 

Margin dan leverage dapat memperkuat posisi trading dan memperbesar keuntungan, sayangnya jika tidak menggunakannya dengan tepat dan tidak diikuti dengan manajemen risiko yang baik margin trading bisa sangat berisiko dan merugikan.  Margin trading ini sangat populer, dikalangan pasar saham, komoditas hingga kripto. Karena keuntungan yang didapat semakin cepat sesuai dengan harga kripto yang bergerak meningkat. Margin biasanya akan disajikan dalam jumlah persentase dari posisi penuh, misalnya 0,25%, 0,5%, 1%, 2%, dan seterusnya. 

Cara menggunakan margin trading adalah, terdaftar di exchange yang menyediakan fasilitas margin, selesaikan tahapan pendaftaran dan verifikasi, deposit uang, buat akun margin, tentukan entry, gunakan margin seperlunya sesuai dengan target dan kesanggupan Anda, tingkatkan dengan leverage,  gunakan stop loss dan take profit, mulai trading, fokus dan jangan emosional. 

Manajemen Resiko Trading Bitcoin

Manajemen risiko sangat penting dilakukan untuk trading Bitcoin, ini berguna untuk mengontrol diri Anda saat trading dan membuat Anda terhindar dari kerugian yang lebih besar. Ada beberapa manajemen risiko yang dapat Anda lakukan.

Antara lain, Jangan sisakan Bitcoin di akun Exchange jika tidak sedang trading. Batasi ukuran trading, usahakan tidak melebihi 20 sampai 30% dari seluruh portofolio Anda. Lakukan diversifikasi risiko dengan membagi dana Anda di beberapa Exchange. Hal ini berguna untuk berjaga-jaga jika exchange yang Anda pilih sedang bermasalah atau diretas.

Selanjutnya, jangan trading berlebihan utamakan kualitas dibandingkan kuantitas. Jangan terus-terusan trading untuk mendapatkan keuntungan jika pada kenyataannya Anda justru telah rugi banyak. Pentingkan posisi entry yang tepat, jika sudah menemukannya Anda bisa profit tanpa harus trading setiap waktu yang jauh lebih berisiko. 

Kemudian, jangan berlebihan menggunakan margin trading dan leverage, bagaimanapun kedua fungsi tersebut adalah trading dengan dan pinjaman. Gunakan keduanya sesuai dengan kesanggupan Anda untuk kehilangan dana jika trading yang Anda lakukan justru rugi.Manajemen risikonya Anda atur strategi exit, Anda harus tahu kapan waktu yang tepat untuk mengunci profit. Jangan sampai Anda menjadi trader yang bisa menentukan entry tetapi tidak menutup exit. Ini bisa membuat profit yang And dapatkan bisa berubah dan berbalik menjadi rugi jika Anda tidak exit tepat waktu sesuai dengan target yang ingin Anda dapatkan.

Terakhir, trading untuk mendapatkan keuntungan tidak bisa langsung terjadi dalam satu kali percobaan. Oleh karena itu Anda harus sabar, fokus dan atur emosi dalam trading. Tetap perhatikan pergerakan harga dan jangan gegabah.  

Cara Dasar Membaca Chart di Indodax

 



Kali ini saya akan sharing bagaimana cara membaca chart bitcoin atau altcoin di indodax untuk menentukan kapan harus beli dan jual pada coin tertentu. mungkin banyak dari trader pemula masih bingung untuk menentukan kapan harus melakukan buy dan kapan harus melakukan sell. dan disini saya anggap kalian sudah mengerti cara melakukan buy dan sell ya.

Sebelum Membaca Chart Indodax

Ada juga beberapa faktor yang harus kalian ketahui, sebelum memutuskan untuk menganalisa atau membaca arah trend dari chart coin yang ingin anda perdagangkan. yaitu adalah volume transaksinya, tips buat kalian yang pemula, pastikan pilih coin yang volume harianya lebih dari 1 miliar. untuk memastikan likuiditas jual maupun beli. karena percuma jika misalkan kita dapat coin murah, tapi kita susah untuk menjualnya.

Cara Dasar Membaca Chart Indodax

Dan pada contoh kali ini, saya akan menggunakan Chart BCH/IDR seperti yang terlihat dibawah ini :

Chart BCH/IDR

Sebelum anda memulai membaca chart, sebaiknya anda ketahui dulu fungsi dari menganalisa chart ini, btw chart yang terlihat ini adalah menggambarkan pergerakan harga yang sudah terjadi sebelumnya, dengan chart ini sebenarnya tujuanya adalah melihat trend kemana harga akan bergerak, dan dalam jangka waktu berapa. dengan chart kita bisa memproyeksi ke arah mana arah harga dan sampai kapan.

Nah jika anda sudah mengerti tujuan dari membaca chart, sekarang kita mulai praktek, didalam chart ada yang namanya timeframe, seperti tanda panah yang anda di gambar diatas, jika 1D , itu artinya 1 candle (lilin merah atau hijau) berdurasi 1 hari. Timeframe ada berbagai pilihan, dari 1 menit , 5 menit , 15 menit , 30 menit , 1 Jam , 4 jam , 1 hari , 1 minggu dst.

Dan dalam tradingpun ada banyak jenis trader, ada scalper , ada swing, dan disinilah peranan timeframe tersebut, misalkan saja anda adalah scalper , seorang trader yang ingin melakukan buy , dan mengusahakan sudah menjual secepat mungkin, maka lebih baik anda menggunakan timeframe yang kecil misalkan saja 30 menit. dengan demikian anda akan lebih mudah melihat arah pergerakan harga sekitar beberapa jam kedepan. sampai disini mudah2an kalian sudah mengerti.

Jadi Point Yang lebih penting sebelum membaca chart adalah, ketahui dulu trading anda, ingin bermain di Jangka Pendek , Menengah atau Jangka Panjang. karena jangan sampai anda bermain secara short term, tapi anda memperhatikan timeframe besar, karena trend di timeframe besar, kemungkinan saja berbeda dengan trend di timeframe kecil

makanya ada istilah, Major Trend , Secondary Trend. setelah mengerti tentang ulasan diatas, barulah mulai pelajari dasar analisa teknikal seperti cara menggunakan trend line , mengenal support resistance , atau mungkin bisa menggunakan alat bantu seperti RSI , Garis Moving Average , Fibonacci dll

Kesimpulan dari artikel ini adalah, hanya ingin meluruskan saja, sebelum anda belajar terlalu banyak tentang indikator, ada baiknya anda mengetahui dulu tujuan anda membaca chart.