FREE BTC MINING

FREE BTC MINING
Bitcoin Gratis tiap jam !!!

WEBTALK, This Media Social will pay you, lets to join

Mining Crypto Farm from Aussy, LEGIT

Thursday, April 24, 2014

KENALI ISTILAH SPAM, SCAM, FRAUD & PONZI SCHEME

Catatan oleh Dendy Panteleyevich Djojoastro




lazada.co.id



Dalam dunia world wide web (internet) banyak istilah yang perlu kita fahami agar kita tidak terjebak pada hal-halyang mungkin saja bisa merugikan kita atau setidak-tidaknya memberi dampak yang tidak menyenangkan pada kita secara pribadi.

Coba saja anda bayangkan ketika anda menerima puluhan email di mail box anda yang dikirim oleh orang-orang yang tidak anda kenal yang tiba-tiba menyodorkan pada anda hal-hal yang belum tentu anda sukai. Orang yang mengirim email seperti itu, ibarat bertamu ke rumah orang, ybs datang ke rumah anda dan masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu dan tau-tau orang tersebut sudah berada di ruang tamu anda dan yang paling menjengkelkan yang bersangkutan langsung menawarkan produk yang ingin dijualnya. Surat (email) seperti itu dikenal dengan istilah “Spam”. Banyak orang mengatakan “Spam” adalah surat sampah yang harus segera dihapus.

Selain “spam” masih banyak istilah maya lainnya yang perlu kita ketahui dan fahami. Mungkin anda juga pernah mendengan istilah “Scam”. Tapi sayangnya tidak banyak dari kita yang tau arti dan makna istilah itu. Banyak orang-orang tanpa mereka sadari, akibat tidak memahami istilah itu, terpedaya dan terjebak pada hal-hal yang merugikan mereka sendiri.

Istilah “Scam” itu sendiri sampai saat ini belum ada yang tau persis dari kata apa atau dari negara mana kata itu berasal, namun demikian istilah itu telah digunakan secara luas di dunia world wide web. Jika anda mau sedikit berpayah membuka-buka halaman kamus anda (Webster dictionary), akan menemukan tulisan “a fraudulent or deceptive act or operation” yang maknanya lebih kurang “..suatu tindakan atau perbuatan penipuan yang mengakibatkan orang2 menerima atau percaya sesuatu yang tidak benar dan tidak valid (tidak sah) sebagai hal yang benar dan valid (sah)”.

Istilah lain yang juga sangat “awam” bagi sementara kita pengguna internet adalah “Ponzi Scheme”. Nah.. apa pula itu..?? Kok kedengarannya asing..?? Silahkan kembali anda buka Webster dictionary anda, anda akan temukan penjelasan seperti ini “an investment swindle in which some early investors are paid off with money put by later ones in order to encourage more and bigger risks”. Terjemahannya lebih-kurang begini “investasi yang bersifat penipuan dimana para investor sebelumnya dibayar dengan uang para investor berikutnya dengan tujuan menggalakkan (mendatangkan) jumlah dan investasi yang lebih besar”.

Seorang bernama Mark pernah menulis seperti ini “A Ponzi scheme is a fraudulent investment operation paying abnormally high returns (“profits”) to investors out of the money paid in by subsequent investors, rather than from net revenue generated by any real business. This type of scam is named after Charles Ponzi. (wikipedia). Artinya kurang lebih ”Ponzi scheme adalah suatu kegiatan investasi yang bersifat penipuan dengan janji2 membayar dengan bunga tinggi (profit) pada investor terdahulu dengan menggunakan uang para investor berikutnya, bukan dari uang yang dihasilkan dari kegiatan usaha nyata”.

Ia lebih lanjut menulis “An HYIP can be considered a ‘ponzi’ if it is taking in more money from victims than the business is generating from day to day operations. The new investors’ money pays off the original investors. If the coming flow of funds stopped today, no one would be paid essentially from today forward because the business does not generate any income. When the incoming flow of funds slows or stops, this signals the end”.

Maksudnya kurang lebih “Bisnis HYIP dapat dianggap ‘ponzi’ jika menarik lebih banyak uang dari korban bukan dari keuntungan yang dihasilkan dari kegiatan operasi usaha sehari-hari. Uang para invest di setor ke Rekening Admin, kemudian digunakan untuk membayar para investor sebelumnya. Jika aliran uang dihentikan hari ini, tidak seorangpun akan menerima pembayaran mulai hari ini dan selanjutnya dikarenakan bisnis seperti ini tidak menghasilkan pemasukan uang. Apabila pemasukan aliran uang melambat atau terhenti, itu pertanda setidaknya memberi signal bahwa kegiatan itu akan segera berakhir”.

Anda tanya diri anda sendiri..!! Apakah anda menjalankan atau ikut berinvestasi di program2 yang menggunakan sistim ‘ponzi’..?? Jika jawaban anda “ya”, bersiap-siaplah, cepat atau lambat, anda akan mendengar program yang anda ikuti akan meredup kemudian hilang dari peredaran dan uang anda.. “gone with the wind”, lenyap ditelan bumi..!!

Konsep reformasi sistem keuangan yang ditawarkan oleh MMM adalah yang paling unik. Karena dilakukan secara BOTTOM UP, bukan Top Down; serta mengandalkan “People Power” secara langsung, bukan kekuatan pemerintahan politik. Partisipan yang atas pasti Memberikan Bantuan pada Partisipan paling bawah.

100% seluruh partisipan MMM mendapatkan benefit. Dalam sistem MMM, tidak ada posisi pertama yang menguntungkan ataupun posisi akhir yang dirugikan. Yang terakhir belum tentu yang paling ketinggalan.



MMM BUKAN PONZI. Ponzi & MMM sama-sama menggunakan sistem piramida dimana jaringan akan berkembang dengan adanya perekrutan partisipan lewat para Konsultan atau partisipan lama. Bedanya kalau Ponzi menggunakan piramida vertikal (yang sejahtera hanyalah pemilik atau yang ada di puncak) sementara MMM menggunakan piramide horizontal (semua partisipan merasakan kesejahteraan).

Akad yang lebih tepat digunakan dalam hal ini adalah jual-beli, bukan sedekah, bukan kerjasama, bukan memberikan simpanan, apalagi hutang piutang... yang diperjual-belikan disini adalah MATA UANG, namanya MAVRO. Bagi yg masih penasaran, agar berkenan untuk membaca buku saya: "The Power of Giving", apa itu MATA UANG MAVRO, Mengapa di ciptakan oleh Mr. Mavrodi? apa bedanya dengan mata uang yang lain seperti Rupiah, Dollar ataupun Rubel.

Tulisan ini hanya sekedar sharing informasi dengan siapa saja yang mungkin ingin mengetahui beberapa istilah maya yang lazim digunakan agar tidak terjebak dalam kegiatan-kegiatan bisnis yang dapat merugikan diri sendiri.
Salam Long Live MMM


No comments:

Post a Comment